Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Yamaha XS650 Buluan Tanpa Rem Depan

Yamaha XS650 Buluan Tanpa Rem Depan



  • Sumber : - | Author : donny apriliananda
    Dibalik tampang sederhananya, menyiratkan kecintaan pemilik pada unggas.
  • Sumber : - | Author : donny apriliananda
    Tangkinya dibuat "full" bulu dengan teknik pengecatan airbrush.
  • Sumber : - | Author : donny apriliananda
    Detailing juga penuh bulu.
  • Sumber : - | Author : donny apriliananda
    Dari belakang, juga ada bulu di spakbor.
  • Sumber : - | Author : donny apriliananda
    Dibalik tampang sederhananya, menyiratkan kecintaan pemilik pada ungga
  • Penampilan menggambarkan kepribadian, itulah yang diperlihatkan Yamaha XS 650 lansiran 1978 ini. Dari corak dan ubahannya, dipastikan sang pemilik, Ronny Hermawan suka burung. Karena itu pula gambar sayap dan bulu menghiasi sepeda motor yang telah dimodifikasi tersebut. Kuda besi berdarah retro ini tampak lebih hidup berkat garapan rumah modifikasi Retrogrades Slaughter House (RSH).

”Ronny keukeuh ingin sepeda motornya diubah, tapi nggak jauh-jauh dari unsur burung. Saya berpikir, karakter old skool harus dipertahankan agar temanya nyambung,” jelas Raditio Martin, juragan RSH.
Rangka khusus 
Tahap awal pengerjaan, semua bagian dibuang danhanya menyisakan seonggok mesin renta yang masih bertenaga. Rangka dikustom atau dibuat khusus dari pipa seamless berdiameter 33 mm. Untuk mendapatkan kesan retro yang kuat, rangka rigid dibuat agak ceper. Setelah itu barulah, dipasang suspensi depan, tangki, spakbor bikinan RSH.

Rangka dibuat seukuran Harley-Davidson Sporster. Menurut Didot, sapaan karib Raditio, ukuran itu sangat cocok untuk menggendong mesin Yamaha lawas yang tidak terlalu besar.

Selanjutnya, roda depan dipasangkan dengan pelek dari Harley-Davidson lawas 21 inci berbalut karet Avon Speedmaster MK II 3.00. Belakang, pelek alloy 16 inci, juga dari Harley kuno, dipadu dengan ban Coker Beck 5.00. Tidak ada rem di depan (brakeless), namun belakang dicangkokkan satu set rem dari Harley-Davidson.

Desain tangki
Khusus untuk tangki, idesainnya khusus. Tutup dipasangi ornamen berbentuk sayap burung. Bodi tangki di-airbrush dengan gradasi abu-abu. Sejumlah bulu burung pun ditemui dalam bentuk hasi pengecatan.

”Kesannya seperti timbul atau tiga dimensi yang dilakukan dengan teknik khusus. Warna bulu burung biasanya gradasi. Dibuat semirip mungkin,” tegas Didot.

Selanjutnya, di belakang dipasangi hardtail dengan spakbor dari pelat galvanish. Penampilan sepeda motor ini semakin ciamik ketika dipasangkan dengan sissy bar berbentuk bulu burung.
Lampu depan dibuat dengan bentuk segitiga, sementara belakang ditancapkan rangka pelat nomor di sisi kiri ban belakang.

Hasilnya, sSepeda motor ini tampak makin serasi dengan jok kulit olahan barudak RSH, juga bernuansa burung. Karena burungnya banyak bulu, Ronny menamakan  sepedamotor ini ”Buluan”.
Sumber http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/22/5494/Yamaha.XS650.Buluan.Tanpa.Rem.Depan

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ducati Tecepat

Ducati Diavel Terkencang di Dunia



  • Sumber : Inautonews | Author : -
    Dapat tambahan turbo, tenaga jadi galak
  • Sumber : Inautonews | Author : -
    Sedang dikerjakan mekanik Commonwealt
  • Sumber : faster and faster | Author : -
    Beginilah Commonwealth Motorcycle memasang peranti turbo pada Diavel.
  • Sumber : Inautonews | Author : -
    Dapat tambahan turbo, tenaga jadi gal
  • Ducati Diavel diciptakan sebagai penjelajah jalan kota yang sangat galak. Dengan mesin bertenaga 162 PS sudah cukup buat varian yang dianggap ergonomis untuk orang Asia itu melesat dari 0-100 km per jam hanya dalam 2,93 detik! Tapi itu belum cukup bagi Commonwealth Motorcycle, bengkel moge di Kentucky, AS.

Ide gila ini berawal dari Service Manager Commonwealth Motorcycle, Chad Wells, dan melontarkannya pada teman sesama mekanik. Gayung bersambut, ide itu pun segera direalisasikan. Mereka memasangkan peranti turbo Garret GT286R sebagai pendongkrak energi.

Untuk memasangnya, terlebih dahulu silencers buatan pabrik dibuang, lalu perangkat turbo disandingkan dengan sistem pipa custom berbahan inconel dan airbox custom dari alumunium. Untuk menjaga supaya tidak overboost dan membuat mesin 1200 cc ini semakin ”membara”, dipasangkan juga external wastegate berukuran 44mm.

Setan jalanan itu pun semakin kesetanan dengan tenaga yang dihasilkan mencapai 236 PS, atau naik 74 PS dari versi standar. Inilah Diavel tercepat di dunia, seperti klaim mereka secara internal. Meski demikian, bengkel spesialis pendongkrak tenaga ini tidak melemparnya ke pasar.

”Kami tidak akan membawa anda memasuki dunia kecepatan yang tak wajar. Kami hanya akan menikmati hasil karya gila ini dan menjadikannya sebagai prestasi pribadi,” ujar Chad.
Sumber : http://otomotif.kompas.com/read/2012/11/28/5589/Ducati.Diavel.Terkencang.di.Dunia

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Babak Akhir Perang Modifikasi Honda

Babak Akhir Perang Modifikasi Honda





  • Sumber : Astra Motor Denpasar | Author : -
    Peserta di kategori skutik unjuk gigi.

  • Sumber : Astra Motor Denpasar | Author : -
    124 finalis mengikuti Final Battle yang diselenggarakan di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Bali.
  • Sumber : Astra Motor Denpasar | Author : -
    Salah satu peserta yang tampil di kategori Xtreme.
  • Sumber : Astra Motor Denpasar | Author : -
    Peserta di kategori skutik unjuk gigi.

Singgah di 14 kota besar di Indonesia, Honda Otocontest (HOCS) 2012 memasuki babak akhir. Sejak Sabtu (8/12), rombongan sepeda motor modifikasi mulai pamer konsep di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Bali, sebagai seri terakhir. Kemarin (9/12), Final Battle pun mulai digeber, menampilkan semua pemenang dari setiap kota, termasuk Denpasar.

Terpilih124 pemenang hasil saringan dari Kupang, Ponorogo, Kediri, Jember, Banjarmasin, Jogja, Malang, Manado, Palembang, Surabaya, Pekanbaru, Jakarta, Bandung dan Bali. Mereka diadu lagi untuk mencari yang terbaik dan meraih predikat sebagai ”Raja”, yaitu The King Extreme, The King Non Extreme, The King of Fashion, dan The King of Rookie.

”Pemenang HOCS tahun ini akan diajak ke Bangkok untuk bertarung dengan modifikator negara lain di Bangkok International Motorshow 2013. Tahun lalu, di antara fmereka  berhasil memenangkan kompetisi modifikasi berskala internasional tersebut,” jelas General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM, Agustinus Indraputra.

Pada Honda Modifikasi Contest di Bangkok International Motorshow tahun lalu, pemenang King of Extreme HOCS 2011, Agus Ficdiyanto memperoleh penghargaan dengan skuter PCX dengan konsep ”Dayak Style” untuk kategori ”The Best Idea Challenge”.

Sementara pemenang King of Fashion HOCS 2011, Ida Bagus Teja, membawa Honda Scoopy berkonsep ”Barong dan Leak” sebagai juara ketiga untuk kelas pelajar. Juga dipamerkan Honda PCX ”Techno Limousine Peacock Scooter” garapan King of non Extreme HOCS 2011, Agus Umbara.

Tahun Keempat
HOCS tahun ini memasuki yang keempat sejak pertama digelar pada 2009. Ternyata dengan tempat penyelenggaraan terus bertambah, jumlah peserta kini mencapai 1.600 sepeda motor.

Lomba terdiri dari 12 kelas, yaitu Aksesoris, Pemula, Matic Pemula, Street Racer Modify, Body Art Sticker, Custom Modify, Sport Custom, Racing Style, Matic Funky, Cub Funky, Sport Funky dan Xtreme. Pemenang di setiap kelas berhak mengikuti Final Battle di Bali.

”Kontes modifikasi ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda terus berkreasi, khususnya memunculkan modifikator berbakat. Beberapa model sepeda motor Honda sangat mudah dimodifikasi. Itu memberi ruang berkreasi bagi pemiliknya. Kami menemani konsumen mewujudkan mimpi mereka melakukan modifikasi sekaligus menimbulkan rasa mengendarainya,” komentar Indraputra.
Sumber : http://otomotif.kompas.com/read/2012/12/10/5761/Babak.Akhir.Perang.Modifikasi.Honda

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ninja 250 Setengah Telanjang

Ninja 250 Pede Setengah Telanjang


  • Sumber : - | Author : donny apriliananda
    Meski setengah telanjang, kaki-kaki diperkokoh agar tak tampak cungkring.
  • Sumber : - | Author : donny apriliananda
    Pemakaian limbah moge pada berbagai komponen mendukung konsep setengah telanjangnya.
  • Sumber : - | Author : donny apriliananda
    Suspensi depan diambil dari limbah moge Suzuki GSX-R600, tidak terlalu besar, tapi cukup menambah kekar.


  • Meski setengah telanjang, kaki-kaki diperkokoh agar tak tampak cungkring.
  • Berani tampil telanjang, berarti harus punya modal percaya diri yang cukup. Prinsip itu dipegang Anton, pria asal Manado, untuk memodifikasi Kawasaki Ninja 250R miliknya. Ketika mulai berbincang dengan Ariawan Wijaya, pemilik bengkel modifikasi Baru Motor Sport (BMS), ada beberapa prinsip yang harus dipegang ketika menelanjangi sepeda motor ber-fairing. ”Yang pasti saya ingin tidak semua ditelanjangi, setengah saja. Ibarat orang telanjang dadalah, biar bikin penasaran. Tapi harus dibuat lebih kekar dulu di beberapa komponen,” celetuk Anton.
Semakin kekar

Prinsip Anton klop dengan pemikiran Ariawan yang menganggap bahwa sepeda motor yang ditelanjangi ibarat orang pamer tubuh. ”Kayak orang fitness, kalau body nggak sixpack pasti malu buka baju. Harus ada otot yang dibanggakan supaya tak tampak cupu. Dalam hal ini kaki-kaki harus tampak lebih kokoh,” urai Ari.

Alhasil, rombakan awal dilakukan dengan mengganti kaki-kaki. Limbah moge dipilih,  selain lebih murah, juga bisa disesuaikan dengan karakter Ninja 250. Pilihan jatuh pada bekas Suzuki GSX600 yang sudah bertipe upside down. Tidak terlalu besar dan dirasa cocok untuk  Ninja.

Suspensi yang tak terlalu kokoh dipertegas dengan pemakaian pelek copotan Ducati ST4 ukuran cukup besar lebar 3,5 inci di depan dan 6 inci di belakang. Lalu, Ari membalut dengan ban Michelin depan 120/70-17 dan belakang 200/50-17. Semakin kekar dengan penambahan peranti rem double disk.

Pelek palang tiga berwarna keemasan tampak sangat serasi dengan warna suspensi depan dan pemakaian pijakan kaki emas jenis balap. Penggunaan lengan ayun Yamaha R1 dan knalpot Two Brothers membuat proses penelanjangan semakin kekar.

Karena niatnya setengah telanjang, soal fairing, BMS tak mau membuka semuanya, hanya bagian depan dan menyisakan penutup mesin kustom. Knalpot yang menjulur dari ruang bakar pun kini tampak terbuka, dan radiator juga ikut pamer bentuk. Desain bodi seperti lampu belakang, bagian samping, dan tangki dikustom mengikuti model sepeda motor besar.

Agar semakin pas, setang diganti milik Vortex yang dipadu dengan speedometer Koso. Yang menarik dan selalu dibanggakan Ari adalah lampu depan dari Minerva Supermoto. Sepintas kesannya mahal, padahal copotan. ”Model-model sepeda motor Minerva kurang populer dan banyak yang tidak hafal dengan bentuk lampunya. Supaya lebih atraktif dan menarik, bagian dalam diganti dengan model proyektor yang menimbulkan kesan mahal,” ujar Ari.
Sumber : http://otomotif.kompas.com/read/2012/12/24/5950/Ninja.250.Pede.Setengah.Telanjang

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ninja Seksi Si Pelaut

Ninja Seksi Imajinasi Pelaut




  • Sumber : - | Author : donny apriliananda
    Tema "Angel Dust" membuat tampangnya semakin seksi.

  • Buritan dibikin seksi dengan pantat menjulang.
  • Sumber : - | Author : donny apriliananda
    Grafis berupa cutting stiker berwujud siluet wanita untuk melepas rindu sang pelaut.
  • Sumber : - | Author : donny apriliananda
    Banyak penambahan aksesori, termasuk menaikkan kapasitas mesin.
  • Sumber : - | Author : donny apriliananda
    Tema "Angel Dust" membuat tampangnya semakin seksi.

Tidak pulang ke rumah dalam waktu lama, membuat James Hailitak, seorang pelaut, menimbun banyak imajinasi. Untuk menyalurkannya, Kawasaki Ninja 250 dimodifikasi sesuai dengan bayangannya. Ditambahkan, cara ini dinilai efektif untuk menghilangkan rasa bosan di rumah, bahkan ketika sedang berlayar keliling duniaa


Dua kali James harus merombak si Ninja, dibantu Kawasaki Teratai, bengkel yang dikelola Danny Rachmat Saleh, di Jalan  RS Soekanto, Jakarta Timur. Rombakan terakhir dirasa pas dengan tema Angel Dust, sejenis obat yang digunakan dokter untuk menghilangkan kesadaran hewan.

”Arti sebenarnya lebih ke arah pasangan hidup, membayangi ke mana pun saya pergi,” ujar sang pelaut.

Wanita seksi
Tema diwujudkan melalui cutting stiker yang dikerjakan Firuduzu di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan. Siluet wanita seksi pun menggelayut pada fairing yang kontras dengan bodi ptuih. Grafik dengan kombinasi abu-abu dan oranye di sekujur tubuh, membuat sepeda motor semakin sedap dipandang.

Tatapan mata wanita diterjemahkan dengan menggunakan lampu model angle eyes biru. Sementara pantat, dibuat lebih nungging dan tajam berkat bodi yang dirancang khusus oleh Danny. Wajah dipermak dengan menempelkan berbagai aksesori kelas satu, antara lain karbon kevlar pada panel instrumen dan penutup aki.

”Kalau pelaut menggunakan gambar Popeye sudah lumarah. Tema ini sangat pas agar selalu ingat sepeda motornya kalau ditinggal pergi jauh,” tukas Danny sang modifikator.

Penambahan pernik masih berlanjut, termasuk penggunaan kondom tangki, hand grip Rizoma, tabung master rem depan ABM dan belakang Rizoma. Pijakan kaki juga diganti dengan merek Nasser-Beet di depan dan NUI untuk belakang.

Kaki dan mesin

Untuk memperkokoh kaki-kaki, lengan ayun standar dibuang, diganti dengan Delkevic bersama sepatbor belakang (hugher) milik Yamaha R6. Ban dan pelek pakai yang  lebih besar. Sedangkan komponen rem diganti dengan Brembo pada kedua roda. Selanjutnya, peredam kejut pakai Bitubo untuk memperkokoh kedua kaki agar semakin kekar.

Tubuh yang sudah seksi, dialnjutkan dengan mengoprek mesin agar gairah menghasilkan tenga semakin hebat - naik 2 PS - menjadi 34 PS yang diukur melalui dyno.

Gairah mesin makin bergelora karena jet karburator diganti dengan Factory Pro type F. Di samping itu, kapasitas silinder juga dinaikkan menjadi 265 cc plus pemakaian chamshat Beet, intake B’Pro, dan CDI BRT 4 band, dan knalpot Nasser-Beet.

”Kalau sudah begini, bisa untuk fashion dan juga mantap dikebut,” celetuk Danny.

Tanpa disadari,James harus menguras kantongnya sampai Rp 90-an juta untuk mengubah takdir Ninjanya!
Sumber : http://otomotif.kompas.com/read/2013/01/31/6396/Ninja.Seksi.Imajinasi.Pelaut

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Harley Fatboy ,Si Jadul Bertabur Emas




  • Sumber : KompasOtomotif | Author : donny apriliananda
    Di balik tampang jadulnya tersimpan nilai tinggi dari emas.
  • Sumber : KompasOtomotif | Author : donny apriliananda
    Semua detail dilapisi emas
  • Sumber : KompasOtomotif | Author : donny apriliananda
    Jok tidak memakai springer, tapi per model peniti
  • Sumber : KompasOtomotif | Author : donny apriliananda
    Blok mesin dicat lagi dengan metode powder coat.

  • Di balik tampang jadulnya tersimpan nilai tinggi dari emas.
Sebagai seorang modifikator, Tedja Widjaja tak hanya menjual omong. Ia punya bukti sepeda motor milik sendiri. Salah satu yang paling dibanggakan adalah Harley-Davidson Fatboy 1992. Kini sepeda motor chopper klasik era 1960-an bertabur emas di sekujur tubuhnya.

”Aliran klasik enak dipandang selamnya dan tidak lekang oleh waktu. Lapisan emas mendukung tema itu. Artinya keabadian,” cerita Tedja.

Untuk mengubah bodi Fatboy yang bongsor, Tedja harus bekerja keras. Rangka dipotong-sambung untuk mendapatkan bentuk yang diinginkan. Target menjadi sepeda motor ini bersuspensi kokoh. Tedja memasangkannya dengan pelek 21 inci dan ban 140/60 di depan, 18 inci plus ban 160/70 di belakang.

Pelek yang dipasang bukan sembarangan. Pria murah senyum ini memesannya khusus dari AS dengan jeruji berlapis emas 18 karat. Sebagai pelengkap kaki-kaki, suspensi depan dipasangi springer buatan Paugcho dengan menambah sudut kemiringan (rake) 3 derajat dari versi standar. Kedua roda diberi dipasang rem cakram tunggal, di tengahnya dilapisi emas 18 karat.

Aksesori Jadul
Penampilan "zaman baheula" makin lengkap dengan aksesori lampu depan khusus dan setang retro buatan sendiri. Pegangan tangan, diadopsi dari LA Chopper. Sedangkan tangki bahan bakar diambil dari produk Paugcho dengan kapasitas 8-10 liter bensin.

Untuk memperkuat nuansa jadul, Tedja memasang jok tunggal buatan La Rosa dengan per model peniti. ”Model peniti jarang dipakai! Padahal populer pada sepeda kayuh zaman dulu,” sambarnya.

Selebihnya, aksesoris berbicara. Pegangan tangan buatan LA Chopper, pijakan kaki Cross Bone, hand lever set (tuas kopling, rem tangan, tempat minyak rem) buatan Arlen Ness Retro. Dua saluran gas buang berujung pada knalpot kustom dengan model sirip ikan (pipih di ujung) untuk menguatkan kesan retro. Blok mesin dicat dengan metode powder coat hitam dof.

Emas Rp 300 Juta!
Paling bikin gemas, emas di sekujur tubuh sepeda motor ini. Hampir semua bagian dilapisi kertas emas 22 karat. Pemasangan dengan menempelkan sesuai dengan pola yang diinginkan, lalu dilapis dengan pernis.

Saking banyaknya, Tedja lupa, berapa lembar kertas emas yang dihabiskan untuk membuat sepeda motor ini menjadi onggokan berharga. ”Pastinya sudah mencapai Rp 300 jutaan, termasuk mendatangkan pelek berlapis emas dari AS,” jelasnya.

Karena itulah, Tedja menjuluki tunggangannya ini ”Gold Digger” alias si Penggali Emas!
Sumber : http://otomotif.kompas.com/read/2013/02/12/6587/Harley.Fatboy.Si.Jadul.Bertabur.Emas

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Teknik Bikin "Drag Bike"


  • Sumber : - | Author : KompasOtomotif
    berbagai jenis modifikasi motor drag siap besut
  • Sumber : - | Author : KompasOtomotif
    Sasis dan mesin menjadi poin utama agar motor kencang.
  • RX-SPECIAL


    Bobot berkurang hingga 50 % untuk menambah laju kendaraan
  • Sumber : - | Author : KompasOtomotif
    berbagai jenis modifikasi motor drag siapDrag bike yang sedang ngetren dan banyak wadah untuk balapan, membuat penyuka kecepatan dan bengkel ingin berpartisipasi. Kenyataannya, drag bike tidak hanya dipakai untuk balap, juga sekadar penampilan sehari-hari. Alhasil, sepeda motor standar pun siap berubah wujud jadi lebih kerempeng, ciri khas sepeda motor kencang itu.

Menurut Harri Novrian, pemilik bengkel drag bike di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, spesifikasi drag bike di Indonesia termasuk minimalis. Tidak perlu canggih seperti di luar negeri. ”Kalo boleh dibilang, sepeda motor diubah seringan mungkin. Bagian yang ntidak penting, dibuang saja supaya nggak nambah beban,” jelasnya.

Sederhananya, untuk mengubah sepeda motor menjadi model drag bike, bisa dilakukan dengan beberapa langkah. Pertama,sasis!  Bila dirasa tidak sesuai dan kurang ringan, bisa diganti dengan yang baru. Inilah salah satu yang menghabiskan biaya. Kalau versi impor dari Jepang, sasis drag bike bisa mencapai Rp 10-25 juta.

Untuk kaki-kaki, pilihlah sokbreker yang sesuai dengan ukuran sepeda motor. Ukuran ban juga disesuaikan, yaitu  50/90 untuk depan,dan 60/80 buat bagian belakang.Diameter pelek harus diperkecil, karena berhubungan dengan mesin yang akan di-bore up.

”Hitungannya berbeda kalau diameter ban nggak cocok. Semakin besar kapasitas, diameter ban diperkecil karena harus menggunakan perbandingan gigi yang tepat,"  terang Harri.

Agar bertenaga, mesin wajib dioprek. Penggantian biasanya dilakukan pada noken as, piston, karburator, kabel busi dan beberapa komponen lain dengan spesifikasi balap. Memperbesar langkah dan diameter piston (termasuk silinder) serta  perbandingan transmisi. Tak kalah penting.  perrbandingan gigi akhir merupakan faktor penting untuk meningkatkan performa.
Setelah bodi ringan, kaki-kaki oke, dan mesin  gahar, selanjutnya adalah settingan sepeda motor sesuai bodi dan gaya si penunggang. Misalnya dengan pemakaian setang jepit, pijakan kaki baru, hingga jok datar dan tanpa tambahan busa (jadi tidak nyaman).

Menurut Harri, kemungkinan biaya akan berada di kisaran Rp 3-5 juta untuk yang murah, dan Rp 5-20 juta untuk spesifikasi heboh. ”Kalau ingin murah ,modif  sepeda motor matik saja. Pasalnya,  tidak perlu repot mengganti  gigi-gigi transmisi  yang mahal. Cukup  mempeerbesar diameter silinder dan memperpanjang langkah",” ujarnya.

Untuk tampilan, bisa disesuaikan dengan selera. Selanjutnya, drag bike versi rumahan pun siap dibesut, asal dipakai di wadah yang benar dan tidak lupa mengutamakana keselamatan.

sumber :http://otomotif.kompas.com/read/2012/07/17/3166/Teknik.Bikin.Drag.Bike.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS